KONFIGURASI FIREWALL FILTER MIKROTIK
Penulis : Bambang Singgih Permana
Konsep Firewall
Firewall adalah sistem keamanan jaringan komputer yang mampu melindungi dari serangan virus, malware,spam dan berbagai jenis serangan internet lainnya. Dapat dikatakan juga bahwa, firewall merupakan perangkat lunak untuk mencegah akses yang dianggap ilegal atau tidak sah dari jaringan pribadi (private network).
Sehingga,tugas utama dari adanya firewall sendiri adalah untuk melakukan monitoring dan mengontrol semua akses masuk atau keluar koneksi jaringan berdasarkan aturan keamanan yang telah ditetapkan.
Namun, masih terdapat beberapa orang atau user yang belum aware denga adanya sistem ini dan cenderung mengabaikan dari sitem keamanan pada jaringan komputer. Selain itu, firewall juga mempunyai peranan penting dalam menjaga keamanan lalu lintas pada jaringan internet yang terhubung dengan perangkat komputer anda.
Jenis - jenis Firewall
1. Next Generation firewall
Jenis firewall yang pertama adalah Next Generation Firewall sering diklaim sebagai bentuk dari firewall masa kini. Dimana, untuk next generation firewall terbagi menjadi tiga fitur utama, yaitu pengecekan detail paket, Evaluasi sumber paket, serta penetuan penilaian identitas paket.
Jika dilihat dari perspektif bentuk, maka firewall jenis ini terbagi lagi menjadi tiga, yaitu Hardware, Software, dan cloud.
2. Packet Filtering Firewall
Jenis yang kedua adalah packet filtering firewall, merupakan tipe paling senior dari pada jenis firewall lainnya. Proses kerja dari jenis ini adalah dengan cara mengecek paket sistem tersebut.
Proses pengecekan yang dilakukan meliputi validasi alamat IP, nomor port, tipe, dan kebutuhan lainnya. Kelebihan dari jenis packet filtering adalah ringan dan tidak banyak berpengaruh pada performa dari sistem tersebut.
3. Proxy Firewall
Proxy firewall sering juga disebut dengan application - level gateway yang bekerja dengan memproses nilai sumber paket beserta isinya. Hal tersebut nantinya akan muncul perbedaan ketika anda memakai proxy firewall.
4. Stateful Inspection Firewall
Jenis wirefall terakhir adalah stateful inspestion firewall, dimana fungsi utamanya adalah untuk mengecek packet source dan membuka isi dari packet tersebut. Jika anda menggunakan sistem ini, maka otomatis dapat meningkatkan tingkat keamanan,namun dapat mengurangi performa komputer anda.
TOPOLOGI 1
Alat dan bahan :
9*
#MIKROTIK ROUTERBOARD 1 UNIT
#PC 1 UNIT
#KABEL UTP 1 UNITSetting Konfigurasi Indentity
Beri Komen pada setiap Ether
Konfigurasi IP Adress
Aktifkan DHCP Server
Pastikan PC mendapatkan IP otomatis
Periksa apakah IP sudah diberikan pada DHCP Leases
Ping IP yang sudah diberikan
Konfigurasi Firewall dan Setting menjadi Drop
Cobalah Ping kembali dengan IP yang sama
TOPOLOGI 2
Alat dan Bahan :
#.Routerboard Mikrotik 1 Unit
#.Kabel UTP 1 Unit
#.Komputer 1 Unit
Ubah Hostname sesuai nama lengkap dan jangan disingkat
Berikan Komen untuk Ether pada Interface list Dapatka IP dari Internet
Konfigurasi DNS Server
Konfigurasi NAT
Konfigurasi IP Adress
Aktifkan DHCP Server pada Ether 3
Pastikan PC mendapat IP otomatis
Periksa apakah IP sudah diberikan pada DHCP Leases
Ping IP adress yang ada di neighbor(IP Sendiri)
Konfigurasi Firewall dengan mengisi
In. Interface:ip sendiri
Out. Interface : IP teman
Ping IP teman dan Ping IP Sendiri
TOPOLOGI 3
Alat dan Bahan :
#. Kabel UTP 1 Unit
#.Komputer 1 Unit
#.Routerboard Mikrotik 1 Unit
Ubah Hostname/Identity sesuai nama
Berikan Komen untuk setiap ether pada Interface list
Dapatkan IP dari Internet
Konfigurasi DNS Server
Konfigurasi NAT
Konfigurasi IP Adress
Aktifkan DHCP Server
Pastikan PC mendapatkan IP otomatis
Periksa apakah IP sudah diberikan pada DHCP Leases
Search: example.com pada chrome dan ping example.com
Konfigurasi Firewall dan setting Drop
Kemudian search kembali atau refresh example.com pada chrome dan ping juga
Muhammad Robith Adani. 2021. Pentingnya Firewall dan Penggunaanya untuk Jaringan komputer.https://www.sekawanmedia.co.id/blog/firewall-adalah/. Diakses pada 6 September 2023 pukul 12.15 WIB

Komentar
Posting Komentar